|
|
|||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
| |||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
|
|
Lidah mempunyai reseptor khusus yang berkaitan dengan rangsangan kimia. Lidah merupakan organ yang tersusun dari otot. Permukaan lidah dilapisi dengan lapisan epitelium yang banyak mengandung kelenjar lendir, dan reseptor pengecap berupa tunas pengecap. Tunas pengecap terdiri atas sekelompok sel sensori yang mempunyai tonjolan seperti rambut. Permukaan atas lidah penuh dengan tonjolan (papila). Tonjolan itu dapat dikelompokkan menjadi tiga macam bentuk, yaitu bentuk benang, bentuk dataran yang dikelilingi parit-parit, dan bentuk jamur. Tunas pengecap terdapat pada paritparit papila bentuk dataran, di bagian samping dari papila berbentuk jamur, dan di permukaan papila berbentuk benang. biologipedia.blogspot.com...Read On
a. Membran Plasma Tersusun atas lemak (lipid) dan protein (lipoprotein). Fungsi: melindungi sel, mengatur keluar masuknya zat dan sebagai penerima rangsang dari luar sel. b. Sitoplasma Tersusun atas: - cairan: sitosol - padatan: berupa organela-organela Fungsi: tempat berlangsungnya reaksi metabolisme sel. c. Nukleus Merupakan organel terbesar, berbentuk bulat, membran rangkap. Di dalam nukleus terdapat nukleoplasma, yang terdiri atas benang ‘kromatin’ yang tersusun atas DNA, RNA dan protein. Selain itu terkadang terbentuk nukleolus Fungsi: pengendali seluruh aktivitas sel, pengatur pembelahan sel dan pembawa informasi genetik. d. Sentriol Hanya dimiliki sel hewan. Fungsi: menarik kromosom menuju ke kutub. e. Retikulum Endoplasma (RE) Berbentuk benang-benang jala meliputi: - RE kasar: terdapat ribosom, b’fungsi utk transpor & sintesis protein. - RE halus: tdk t’dpt ribosom, b’fungsi utk transpor & sintesis lemak & steroid. f. Ribosom Tersusun dr protein & RNA, b’bentuk bulat & tdk b’membran. Fungsi: tempat b’langsungnya sintesis protein. g. Kompleks/Badan Golgi Terdiri atas membran b’bentuk kantong pipih. Pd sel tumbuhan, kompleks golgi disebut diktiosom. Fungsi: sekresi polisakarida, protein & lendir (musin). h. Lisosom Merupakan membran b’bentuk kantong kecil b’isi enzim hidrolitik yg b’fungsi dlm pencernaan intrasel. Fungsi lain: - mencerna materi yg diambil secara endositosis. - menghancurkan organela sel lain yg sudah tdk b’fungsi (autofage). - menghancurkan selnya sendiri (autolisis). i. Mitokondria Memiliki membran rangkap (luar & dlm). Membran dlm berlekuk-lekuk membentuk krista. j. Mikrotubulus Tersusun atas protein tubulin Fungsi: punyusun spindel, sentriol, silia & flagela. k. Mikrofilamen Tersusun atas protein aktin. Fungsi: dlm gerakan sel, sitoplasma, kontraksi otot & pembelahan sel. l. Dinding Sel Tersusun atas protein selulose, hemiselulose, pektin & lignin. Fungsi: memberi bentuk sel, melindungi bagian sebelah dlm, & mengatur transportasi zat. m. Badan mikro Terdiri: - Peroksisom: mengandung enzim katalase. - Glioksisom: mengandung enzim katalase & oksidase. n. Plastida Organela yg mengandung pigmen, meliputi: - Kloroplas: plastida yg mengandung pigmen klorofil/hijau. - Kromoplas: plastida yg mengandung pigmen merah, jingga, kuning. - Leukoplas: plastida yg tdk mengandung pigmen. o. Vakuola biologipedia.blogspot.comVakuola sel tumbuhan b’sifat menetap. Fungsi: tmpt menyimpan cadangan mkanan, pigmen, minyak atsiri & sisa metabolisme. ...Read On
Batu ginjal adalah suatu keadaan terdapat satu atau lebih batu di dalam pelvis atau calyces dari ginjal atau di dalam saluran ureter. Pembentukan batu ginjal dapat terjadi di bagian mana saja dari saluran kencing, tetapi biasanya terbentuk pada dua bagian terbanyak pada ginjal, yaitu di pasu ginjal (renal pelvis) dan calix renalis. Batu dapat terbentuk dari kalsium, fosfat, atau kombinasi asam urat yang biasanya larut di dalam urine. Batu urin saluran kemih adalah timbunan keras zat padat yang membantu di saluran pembuangan air seni. Sekitar 10% batu ginjal berasal dari masalah metabolisme dimana diperkirakan bahwa kelebihan asam urat dalam urin, tingkat kalsium yang tinggi dalam darah atau penyerapan garam dari asam oksalat di usus yang berlebihan dapat menyebabkan terbentuknya batu ginjal. Protein juga bisa berperan dalam pembentukan batu urin dengan meningkatkan keasaman air seni dan meningkatkan pengeluaran air seni yang mengandung asam urat, fosfor dan kalsium. Pada pasien dengan penyakit batu, lebih dari 1 dari 3 mekanisme umum cenderung menjadi aktif. Ini meliputi : 1. kemungkinan keberadaan atau kelebihan zat yang mempengaruhi terbentuknya kristal atau pembentukan batu kristal 2. kemungkinan kekurangan zat untuk menghalangi pembentukan kristal. 3. kemungkinan pengeluaran berlebihan atau konsentrasi garam dalam air seni yang mengarah pada kejenuhan dari kristal garam. Semakin besar tingkat kejenuhan, semakin besar tingkat perkembangan kristalnya. Batu ginjal bervariasi ukurannya, dapat bersifat tunggal atau ganda. Batu-batu tinggal dalam pasu ginjal atau dapat masuk ke dalam ureter dan dapat merusak jaringan ginjal. Batu yang besar akan merusak jaringan dengan tekanan atau mengakibatkan obstruksi, sehingga terjadi aliran kembali cairan. Kebanyakan batu ginjal dapat terjadi berulang-ulang. Batu ginjal dijumpai pada 1 dari 1.000 orang, biasanya lebih banyak dijumpai pada pria (berumur 30-50 tahun) ketimbang wanita. Juga banyak dijumpai di daerah tertentu. Walaupun secara pasti tidak diketahui penyebab batu ginjal, kemungkinannya adalah bila urine menjadi terlalu pekat dan zat-zat yang ada di dalam urine membentuk kristal batu. Penyebab lain adalah infeksi, adanya obstruksi, kelebihan sekresi hormon paratiroid, asidosis pada tubulus ginjal, peningkatan kadar asam urat (biasanya bersamaan dengan radang persendian), kerusakan metabolisme dari beberapa jenis bahan di dalam tubuh, terlalu banyak mempergunakan vitamin D atau terlalu banyak memakan kalsium. Gejala Walaupun besar dan lokasi batu bervariasi, rasa sakit disebabkan oleh obsruksi merupakan gejala utama. Batu yang besar dengan permukaan kasar yang masuk ke dalam ureter akan menambah frekuensi dan memaksa kontraksi ureter secara otomatis. Rasa sakit dimulai dari pinggang bawah menuju ke pinggul, kemudian ke alat kelamin luar. Intensitas rasa sakit berfluktuasi dan rasa sakit yang luar biasa merupakan puncak dari kesakitan. Apabila batu berada di pasu ginjal dan di calix, rasa sakit menetap dan kurang intensitasnya. Sakit pinggang terjadi bila batu yang mengadakan obstruksi berada di dalam ginjal. Sedangkan, rasa sakit yang parah pada bagian perut terjadi bila batu telah pindah ke bagian ureter. Mual dan muntah selalu mengikuti rasa sakit yang berat. Penderita batu ginjal kadang-kadang juga mengalami panas, kedinginan, adanya darah di dalam urin bila batu melukai ureter, distensi perut, nanah dalam urine. Jenis-jenis batu ginjal Batu yang paling umum adalah struvite (magnesium ammonium phosphate), calcium oxalate, urate, cystine dan silika. Perawatan Tujuan keseluruhan perawatan dari batu ginjal adalah 1. untuk mencegah kerusakan ginjal, yang dapat mengakibatkan rusaknya parenkim ginjal. 2. Mengurangi rasa sakit (nyeri). Bisa diberikan obat-obat golongan analgesic-anti inflamsi non steroid. Misalnya : ketorolak, ibuprofen, asam mefenamat. 3. Meluruhkan atau mengurangi batu. 4. Mencegah terbentuknya batu baru. Terpai tergantung pada jenis batu yang dihasilkan. Individu dengan hiperkalsiuria yang disebabkan oleh pengendapan kapur dapat diterapi dengan diuretika golongan thiazid, seperti hidroklortiazid. Adanya infeksi perlu penanganan dengan antibiotika yang sesuai. Intervensi bedah mungkin diperlukan jika batu yang diproduksi terlalu tinggi dan menyebabkan sumbatan, terapi antibiotic tidak cukup menghilangkan infeksi, atau setelah infeksi untuk menghilangkan potongan-potongan batu. Batu asam urat dari air seni memerlukan alkalinization dengan sodium bikarbonat atau kalium sitrat dibagi dalam 4 dosis. Tingkat pH urin harus dipertahankan pada pH 7,5 atau lebih. Asam urat lebih larut dalam basa daripada urin yang asam. Allopurinol diindikasikan pada individu dengan batu urat dimana produksi asam urat melebihi normal. biologipedia.blogspot.com...Read On
Lemak merupakan salah satu sumber energi yang memberikan kalori paling tinggi. Disamping sebagai salah satu sumber energi, sebenarnya lemak atau khususnya kolesterol memang merupakan zat yang sangat dibutuhkan oleh tubuh kita terutama untuk membentuk dinding sel-sel dalam tubuh. Kolesterol juga merupakan bahan dasar pembentukan hormon-hormon steroid. Kolesterol yang kita butuhkan tersebut, secara normal diproduksi sendiri oleh tubuh dalam jumlah yang tepat. Tetapi ia bisa meningkat jumlahnya karena asupan makanan yang berasal dari lemak hewani, telur dan yang disebut sebagai makanan sampah (junkfood). Kolesterol dalam tubuh yang berlebihan akan tertimbun di dalam dinding pembuluh darah dan menimbulkan suatu kondisi yang disebut aterosklerosis yaitu penyempitan atau pengerasan pembuluh darah. Kondisi ini merupakan cikal bakal terjadinya penyakit jantung dan stroke. Dari hati, kolesterol diangkut oleh lipoprotein yang bernama LDL (Low Density Lipoprotein) untuk dibawa ke sel-sel tubuh yang memerlukan, termasuk ke sel otot jantung, otak dan lain-lain agar dapat berfungsi sebagaimana mestinya. Kelebihan kolesterol akan diangkut kembali oleh lipoprotein yang disebut HDL (High Density Lipoprotein) untuk dibawa kembali ke hati yang selanjutnya akan diuraikan lalu dibuang ke dalam kandung empedu sebagai asam (cairan) empedu. LDL mengandung lebih banyak lemak daripada HDL sehingga ia akan mengambang di dalam darah. Protein utama yang membentuk LDL adalah Apo-B (apolipoprotein-B). LDL dianggap sebagai lemak yang "jahat" karena dapat menyebabkan penempelan kolesterol di dinding pembuluh darah. Sebaliknya, HDL disebut sebagai lemak yang "baik" karena dalam operasinya ia membersihkan kelebihan kolesterol dari dinding pembuluh darah dengan mengangkutnya kembali ke hati. Protein utama yang membentuk HDL adalah Apo-A (apolipoprotein). HDL ini mempunyai kandungan lemak lebih sedikit dan mempunyai kepadatan tinggi sehingga lebih berat. Penyebab kolesterol konsumsi makanan yang tinggi lemak dan sumber kolesterol (seperti makanan berminyak, bersantan, makanan fast food) , alkohol dan gula yang berlebihan. Penanganan hiperkolesterol
a. Golongan asam fibrat à Gemfibrozil, Fenofibrate dan Ciprofibrate. Fibrate menurunkan produksi LDl dan meningkatkan kadar HDL. LDL ditumpuk di arteri sehingga meningkatkan resiko penyakit jantung, sedangkan HDL memproteksi arteri atas penumpukkan itu. b. Golongan resin à Kolestiramin (Chlolestyramine) Obat antihiperlidemik ini bekerja dengan cara mengikat asam empedu di usus dan meningkatkan pembuangan LDL dari aliran darah. c. Golongan Penghambat HMGCoa reduktase à Pravastatin, Simvastatin, Rosavastatin, Fluvastatin, Atorvastatin. Menghambat pembentukan kolesterol dengan cara menghambat kerja enzim yang ada di jaringan hati yang memproduksi mevalonate, suatu molekul kecil yang digunakan untuk mensintesa kolesterol dan derivat mevalonate. Selain itu meningkatkan pembuangan LDL dari aliran darah. d. Golongan Asam nikotinat à niasin Dengan dosis besar asam nikotinat diindikasikan untuk meningkatkan HDL atau kolesterol baik dalam darah e. Golongan Ezetimibe Menurunkan total kolesterol dan LDL juga meningkatkan HDL dengan cara mengurangi penyerapan kolesterol di usus. biologipedia.blogspot.com...Read On
1. Nama tanaman Nama daerah : Kiciyat (Sunda), Awar-awar (Jawa Tengah, Belitung), Barabar (Madura), Sirih popar (Ambon), Bei, Loloyan (Minahasa); Tobotobo (Makasar); Dausalo (Bugis); Bobulutu (Halmahera Utara); Tagalolo (Ternate) (Hutapea, 1991). Nama asing : Papua Nugini : Omia (Kurereda), Manibwohebwahe (Wagawaga, Milne Bay), Bahuerueru (Vanapa); Filipina: Hauili (Filipino), Kauili (Tagalog), Sio (Bikol). Nama simplisia adalah Fici septicae folium (daun awar-awar). 2. Klasifikasi tanaman Divisi : Spermatophyta Sub divisi : Angiospermae Kelas : Dicotyledonae Bangsa : Urticales Suku : Moraceae Marga : Ficus Jenis : Ficus septica Burm. F. (van Steenis, 1975) 3. Uraian tanaman Pohon atau semak tinggi, tegak 1-5 meter. Batang pokok bengkok-bengkok, lunak, ranting bulat silindris, berongga, gundul, bergetah bening. Daun penumpu tunggal, besar, sangat runcing, daun tunggal, bertangkai, duduk daun berseling atau berhadapan, bertangkai 2,53 cm. Helaian berbentuk bulat telur atau elips, dengan pangkal membulat, ujung menyempit cukup tumpul, tepi rata, 9-30 x 9-16 cm, dari atas hijau tua mengkilat, dengan banyak bintik-bintik yang pucat, dari bawah hijau muda, sisi kiri kanan tulang daun tengah dengan 6-12 tulang daun samping; kedua belah sisi tulang daun menyolok karena warnanya yang pucat. Bunga majemuk susunan periuk berpasangan, bertangkai pendek, pada pangkalnya dengan 3 daun pelindung, hijau muda atau hijau abu-abu, diameter lebih kurang 1,5 cm, pada beberapa tanaman ada bunga jantan dan bunga gal, pada yang lain bunga betina. Buah tipe periuk, berdaging , hijau-hijau abu-abu, diameter 1,5-2 cm. Waktu berbunga Januari-Desember. Tumbuhan ini banyak ditemukan di Jawa dan Madura; tumbuh pada daerah dengan ketinggian 1200 m di atas permukaan laut, banyak ditemukan di tepi jalan, semak belukar dan hutan terbuka. 4. Kandungan dan Manfaat Tanaman Daun Ficus septica mengandung senyawa flavonoid genistin dan kaempferitrin, kumarin, senyawa fenolik, pirimidin dan alkaloid antofin, 10S,13aR-antofin N-oxide, dehidrotylophorin, ficuseptin A, tylophorin, 2-Demetoksitylophorin, 14?-Hidroksiisotylopcrebin N-oxide, saponin triterpenoid, sterol (Wu et al., 2002 cit Lansky et al., 2008, Yang et al., 2005, Damu et al., 2005). Akar mengandung sterol dan polifenol (Hutapea, 1991). Alkaloid yang terkandung pada batang antara lain adalah fenantroindolisidin (ficuseptin B, ficuseptin C, ficuseptin D, 10R,13aR-tylophorin N-oxide, 10R,13aR-tylocrebrin N-oxide, 10S,13aR-tylocrebrin N-oxide, 10S,13aR-isotylocrebrin N-oxide, dan 10S,13aS-isotylocrebrin N-oxide (Damu et al., 2005). Daun dan akar mengandung stigmasterol dan ?-sitosterol. Daun dan batang mengandung alkaloid isotylocrebin dan tylocrebin (Wu et al., 2002 cit Lansky et al., 2008). Daun digunakan untuk obat penyakit kulit, radang usus buntu, mengatasi bisul, gigitan ular berbisa dan sesak napas. Akar digunakan untuk penawar racun ikan dan penanggulangan asma. Perasan air dari tumbukan akar awar awar dan adas pulowaras dapat digunakan untuk mengobati keracunan ikan, gadung (Dioscorea hispida dennst) dan kepiting. Jika ditumbuk dengan segenggam akar alang-alang dan airnya diperas merupakan obat penyebab muntah yang sangat manjur. Untuk obat bisul dipakai ± 5 gram daun segar Ficus septica, ditumbuk sampai lumat, kemudian ditempelkan pada bisul. Getah dimanfaatkan untuk mengatasi bengkak-bengkak dan kepala pusing. biologipedia.blogspot.com...Read On
You can link to this article on your web site using following code:
Website Code: Forum Code:
Comments
We're looking for comments that are interesting, substantial or highly amusing. If your comments are excessively self-promotional (use your real name, no keywords please), obnoxious, or even worse, boring, you will be banned from commenting. Your comment must be related to the post. Please do not comment on how great or wonderful the post is. All comments are moderated and, if approved, will display in less than 24 hours.
blog comments powered by Disqus
|
|
|||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
|
| |||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||